ALHAMDULILLAH... SARJANA..!!
Assalamu'alaikum Wr. Wb..
Hai..
Lama tak mengunjungimu. Lama tak bersua dan bercerita tentang kisah yang pernah kita lalui.
Tak mengapa.. Aaaaah.. Lelah rasanya.. Tapi dari ini semua, akhirnya aku bisa bernapas lega.
Perjalanan panjangku akhirnya berujung indah.
Yaaaah..
Mungkin bagi sebagian orang, perjuangan ini bukanlah apa-apa.. Iya,, tak mengapa. Tapi bagiku, perjuangan ini adalah perjuangan terberat yang hampir membuatku hampir menyerah (lagi).
SARJANA...
ALHAMDULILLAH....
Iya,, ini adalah kata pertama yang aku ucapkan ketika pengumuman kelulusan itu tiba.
Berawal di Jurusan Matematika Fakultas MIPA air mata dan tenaga ku habiskan sejak 2012.2 sampai 2015.1, karena sebab dan lain hal, kita tidak berjodoh.
Hingga akhirnya aku mengingat janji yang pernah ku ucapkan dulu kepada Mama dan Papa selepas SMA. Ya, aku berjanji untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi apapun yang terjadi. Dan aku melanjutkan pendidikan tinggi ku di tahun 2016.2 Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi.
Semangat dari Mama dan Papa selalu ku ingat. Bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Apalagi jika niat masih terus ada. Gelar itu harus diperjuangkan.
Iya, menjadi Sarjana itu tidak mudah.
Banyak hal yang sudah dilalui. Banyak juga hal yang dikorbankan untuk bisa meraihnya.
Dulu aku selalu bangga melihat semangat orang dengan banyak predikat. Hehehehe.. Iya, berpredikat lengkap.
"seorang Mahasiswa/i di kampus + seorang Karyawan/wati di kantor + seorang Ayah/Ibu dirumah"
Sebuah pertanyaan besar yang akhirnya justru membangkitkan semangat.
Kok bisa yaaah mereka tetap bekerja sambil berkuliah dan juga mengurus rumah tangga (suami/istri dan anak) juga??!!
Berkat pertanyaan itu, akhirnya meyakinkanku bahwa semua itu pasti bisa aku raih juga!!
Alhamdulillah.. Wasyukurillah.. MasyaAllah.. Tabarakallah..
Semua itu tidak akan bisa diraih tanpa dukungan dari orang-orang terdekat. Terutama Mama, Papa, Suami, Anak ku dan seluruh keluarga besarku yang selalu memberikan semangat tanpa henti.
Mama.. Papa.. Terima kasih yang begitu banyak untuk kalian berdua. Doa, nasihat dan semangat dari kalian sangat berharga. Kalau bukan karena kalian, pasti aku sudah akan menyerah (lagi).
Fadli, suamiku.. Aku tahu, banyak sekali perdebatan yang muncul selama aku mengikuti pendidikan ini. Bukan hal yang mudah untuk bisa menempatkan diri sebagai seorang istri yang harus mengurus kebutuhan suami dan rumah tangga disaat tugas dan diskusi sedang berlangsung. Karena aku sadar, aku pun bukan amoeba yang bisa membelah diri di satu waktu. Pasti ada saja perdebatan yang muncul setiap kali semua pekerjaan mendekati deadline. Terkadang semangatmu membangkitkan aku, bahwa aku bisa melalui semua itu. Dan terkadang wajah cemberutmu yang menuntut untuk diperhatikan membuatku darah tinggi. Yaaah itulah posisiku saat itu. Terima kasih sudah mendukungku, Yank.
Angelita, anakku.. Terima kasih, Nak. Maafin Mama juga karena menyita waktu bermain sama kamu karena mama harus kerjain semua tugas bersamaan. Pertanyaan ini selalu muncul disaat aku terlihat sedikit santai dari biasanya. "Mama udah belajar belum? Mama udah kerjain sama kirim tugas belum?" Melihatmu selalu membuatku berpikir, bahwa seorang Ibu harus memiliki pendidikan untuk anak-anaknya kelak. Aku ingin kau tahu anakku, semua perjuangan ini demi kalian, anak-anakku.
Sahabat dan teman-temanku..
Terima kasih atas perhatiannya selama ini. Terima kasih atas semangat dari kalian semua. Melihat semua teman dan sahabatku sudah lebih dulu menyandang status Sarjana, membuatku sedikit iri dengan pendidikan tinggi yang sudah mereka raih. Dulu, disaat kalian sudah jauh berlari di depanku, aku masih jauh merangkak di belakang. Sekarang, aku ucapkan terima kasih. Kalian sudah menunggu dan aku sudah sampai dititik ini.
Iya,, ini hanya cerita dan ucapan terima kasih ku untuk kalian semua yang sudah mau mendengar dan membaca sedikit cerita kebahagiaan ku saat ini. Tangis bahagia ini untuk kalian semua.
Mungkin cerita selanjutnya, aku akan ceritakan tentang bagaimana akhirnya aku bisa memilih untuk berkuliah di Universitas Terbuka.
Jangan bosan bacanya yaah..
Daaaaaah....
Wassalamu'alaikum Wr. Wb...


Hai kk tersayang ..
BalasHapusApakabar? Send wa ya ke dm aku ☺ ajeng